PROFESSIONAL ETHICS

menggambarkan komitmen profesi dengan ethical principles dan harus lebih dari sekedar prinsip-prinsip moral aturan yang ditetapkan. Komitment terhadap ethical behavior adalah elemen kunci yang memisahkan profesi dari lainnya, dan biasanya menjelaskan tentang standar perilaku baik idealistic dan practical.

CPA Vision Project berorientasi pada masa depan, dan bertumpu pada nilai-nilai layanan yang diberikan. Adapun proyek visi ini diidentifikasikan menjadi 5 kriteria yang harus dipenuhi oleh profesi akuntan yaitu:
• Pendidikan berkelanjutan dan pembelajaran seumur hidup
• Kompetensi
• Integritas
• Selaras dengan isu-isu bisnis yang luas
• Objectivitas

KODE PERILAKU PROFESIONAL AICPA
AICPA (American Institute of Certified Public Accountants) merupakan organisasi professional bertempat di Amerika yang menetapkan persyaratan professional bagi seorang akuntan public, menyelenggarakan penelitian dan menerbitkan bahan bacaaan dalam pelbagai bidang yang berkaitan dengan akuntansi, audit, konsultasi manajemen, dan perpajakan.
Pengaturan sendiri dan etika professional menjadi penting bagi profesi akuntan sehingga peraturan AICPA menetapkan perlunya dibentuk devisi atau Tim Etika Profesional. Misi dari tim ini adalah untuk: (a) mengembangkan dan menjaga standar etika dan secara efektif menegakkan standar-standar tersebut sehingga dapat dipastikan bahwa kepentingan masyarakat terlindungi; (b) meningkatkan kesadaran masyarakat akan nilai-nilai CPA, dan (c) menyediakan pedoman yang mutahir dan berkualitas sehingga para anggota mampu menjadi penyelia nilai utama dalam bidangnya.

Misi dari Professional Ethics Division adalah:
• Standard settings → Mengembangkan dan menjaga standar etik dan secara efektif dalam menerapkan aturan yang standar untuk meyakinkan public dapat terproteksi
• Ethics enforcement → Meningkatkan kesadaran publik tentang keguaan/nilai dari CPA
• Technical inquiry services (“ethics hotline”) → Menyediakan secara teratur dan quality guidance.

KOMPOSISI KODE ETIK AICPA
AICPA Code of Professional Conduct dibagi menjadi empat komponen utama yaitu:
• Principless, menjelaskan tentang prinsip dasar ethical conduct dan menyediakan framework untuk suatu aturan.
• Rules of Conduct penetapan standar minimum atas acceptable conduct dalam kinerja pelayanan profesi.
• Interpretations of the Rules of Conduct , memberikan panduan tentang lingkup dan aturan spesifik yang dapat diterapkan.
• Ethical Rulings, mengindikasikan penerapan rules of conduct dan dapat menjelaskan secara factual.

DEFINISI KODE ETIK
Kode etik ditulis dalam bahasa teknis. Oleh karena itu penting sekali untuk mengetahui definisi kode etik (code definitions) berikut ini guna memahami penerapan prinsip-prinsip kode dan peraturan.

Klien (Client); Setiap orang atau entitas, selain pegawai anggota CPA yang menugaskan anggota atau kantor anggota CPA untuk melaksanakan jasa professional bagi perorangan atau entitas yang akan menerima jasa professional tersebut. Dewan (Council); Dewan yang berada dalam lembaga AICPA. Perusahaan (Enterprise) Sinonim dengan istilah “klien”.
Kantor Akuntan Publik (Firm); Bentuk organisasi yang diizinkan oleh undang-undang Negara bagian atau peraturan yang memiliki karakteristik sesuai dengan keputusan dewan dalam melaksanakan praktik akuntan publik, termasuk badan usaha milik perorangan. Status keanggotaan (Holding Out); Setiap tindakan yang dilakukan oleh seorang anggota yang menginformasikan statusnya sebagai CPA atau spesialis AICPA yang terakreditasi. Institut (Institute); AICPA itu sendiri sebagai kelembagaan.
Anggota (Member); Seorang anggota, anggota asosiasi, atau asosiasi internasional dari AICPA.
Praktik akuntan public (Practice of public accounting). Pemberian jasa professional berupa jasa akuntansi yang tedaftar sebagai pemegang CPA atau spesialis AICPA yang terakreditasi sesuai dengan standar yang diumumkan oleh badan yang ditunjuk oleh dewan. Akan tetapi seorang anggota pemegang CPA atau kantor akuntan public tidak diperkenankan untuk melakukan praktek akuntansi public apabila seorang anggota atau KAP pemegang CPA tersebut memang tidak memberikan jasa professional.
Jasa professional (Professional Service). Semua jasa yang dilaksanakan oleh seorang CPA yang masih berstatus sebagai pemegang CPA.

www.kisaconsulting.com : Pusat Public Training Terlengkap